Pentingnya Pelibatan Keluarga dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Era Digital
Pendidikan merupakan sarana berbagi ilmu pengetahuan, baik itu yang berupa pendidikan tertulis maupun pendidikan tidak tertulis. Pendidikan itu penting bagi setiap manusia, dikarenakan dengan pendidikan, ia dapat membayangkan apa yang akan ia lakukan di kemudian hari.
Pendidikan pertama kali umumnya berawal dari keluarga dan orang-orang disekitar kita. Karena keluarga dan orang sekitar akan mampu membangun pondasi karakter yang kuat bagi putra-putrinya. Di era digital dan di era kekinian ini, yang mana kemajuan teknologi tumbuh dengan pesatnya, memaksa orang tua untuk mengupayakan pendidikan yang terbaik bagi putra-putrinya, termasuk agar buah hatinya melek teknologi. Namun, banyak orang tua yang salah persepsi mengenai masalah melek teknologi ini. Kebanyak orang tua saat ini membebaskan buah hatinya yang bermain gadget tanpa kenal waktu, dan tanpa adanya pengawasan yang baik. Bahkan terkadang orang tua selalu menuruti apa yang buah hatinya inginkan, agar buah hati mereka tidak merengek-rengek. Padahal usia buah hati mereka kurang dari 5 tahun, yang mana tak seharusnya mereka dibiarkan dengan bebas untuk menggunakan gadget, apalagi hingga berselancar di dunia maya secara bebas. Itu hanya secuil kasus yang ada dari berpuluh-puluhan kasus bahkan bisa jadi ribuan ataupun puluhan ribu kasus.
![]() |
| psikologid.com |
Memang benar jika memberikan pendidikan dengan bantuan teknologi memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi orang tua dalam mendidik buah hatinya. Namun perlu dingat, disamping sisi positif pasti ada sisi negatifnya, yang mana sisi negatif inilah yang harus kita upayakan bersama agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dimasa mendatang.
Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di era kekinian sangat penting adanya. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Pentingnya Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian.
Beberapa pertanyaan yang mungkin akan ada dalam benak orang tua jikalau ditanyai mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keterlibatan keluarga dalam pendidikan di era digital saat ini, diantaranya;
Mengapa Pelibatan Keluarga Sangat Penting dalam Pendidikan? Kan Sudah Ada Sekolah!!!
Salah satu yang yang menjadi masalah bagi orang tua saat ini adalah mereka lebih menyerahkan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah dimana putra-putrinya menerima pendidikan. Padahal putra-putri mereka hampir setiap hari bersama mereka. Alasan pelibatan keluarga menjadi penting dikarenakan keluarga mampu membimbing putra-putrinya untuk bisa berkembang menjadi lebih baik lagi dan putra-putrinya dapat memperkuat karakter diri mereka melalui interaksi sosial dengan keluarga ataupun orang disekitarnya. Karena mereka lebih sering menirukan orang disekitarnya dalam bersikap, berucap, dan hal-hal kecil lainnya. Seperti kata pepatah "Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya", yang memiliki maksud, sifat anak tidaklah berbeda jauh dari sikap orang tuanya.
Sekolah memang menjadi salah satu faktor yang dapat menumbuhkan karakter mereka. Namun, kebanyakan karakter yang disumbangkan besar di sekolah hanyalah mengenai karakter cara berfikir mereka saja. Dan karakter ini dapat menjadi faktor tentang masa depan mengenai mereka akan menjadi apa? Bukan tentang karakter emosi, dikarenakan faktor ini lebih sering terbentuk dari interaksi dengan orang disekitarnya. Oleh karena itu, orang tua seharusnya lebih banyak menyumbangkan andil terhadap tumbuh kembang putra-putrinya agar hal-hal yang orang tua harapkan untuk putra-putrinya bisa tercapai dengan baik.
Pentingkah Orang Tua Mendapatkan Pendidikan tentang Bagaimana Mendidik Anaknya?
Hal ini mungkin sering diremehkan oleh sebagian orang tua dan bahkan menganggapnya sebagai sesuatu hal yang tidak penting dan membuang-buang waktu saja. Padahal pendidikan terhadap cara pengasuhan anak itu sangatlah penting, agar tumbuh kembang anak menjadi lebih baik lagi. Karena di era digital saat ini, perkembangan teknologi sangat pesat, oleh karena itu orang tua jangan sampai gagap teknologi, agar orang tua dengan mudah dapat memberikan pendidikan kekinian dan dapat dengan mudah melakukan kontrol terhadapat perkembangan buah hatinya.
Mungkin itulah beberapa pertanyaan yang akan muncul di benak orang tua. Lantas Apa yang Harus Dilakukan Keluarga untuk Menyelenggarakan Pendidikan di Era Digital Saat Ini? Untuk menjawab pertanyaan terkait masalah ini, orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar harus saling menjalin kemitraan dan berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Karena fakta di lapangan selama ini, orang tua seakan mengabaikan pendidikan bagi putra-putrnya, dan menyerahkan sepenuhnya kepada gurunya.
Jika semua unsur sudah bisa saling berkomitmen, beberapa hal yang mungkin bisa keluarga lakukan untuk mendidik putra-putrinya kearah yang lebih baik, dengan menerapkan 4M (Mengawasi, Mengevaluasi, Menasehati, dan Menyayangi)
Mengawasi
Mengawasi tumbuh kembang anak sangatlah penting, terutama masalah Nilai, Moral, dan Tingkah laku anak. Mengawasi tidak harus dilakukan saat sedang bersama dengan putra-putrinya, bisa juga menghubungi gurunya saat sedang berada di Sekolah. Sehingga orang tua selalu mengetahui apa saja yang dilakukan putra-putrinya, ia bermain dengan siapa dan menggunakan apa, dan hal kecil lainnya yang mungkin kurang disadari oleh sebagian orang tua.
Mengevaluasi
Mengevaluasi dapat dilakukan, saat metode yang digunakan dalam memberikan pendidikan kepada anak sudah tidak efektif lagi. Oleh karena itu, hal ini bisa digunakan apabila Nilai, Moral dan Tingkah laku anak mengalami penurunan. Sehingga dengan adanya evaluasi ini, diharapkan adanya sebuah peningkatan terhadap tumbuh kembang anak dan dapat mengatasi hal-hal yang mulai menurun pada diri anak tersebut. Misal mengenai nilai akademik anak yang menurun, anak sudah mulai membandel, dan hal-hal lainnya.
Memberitahu
Memberitahu ini damaksudkan agar apapuh hal yang dikerjakan oleh anaknya merupakan hal-hal yang bersifat positif bagi tumbuh kembang anak tersebut. Namun, jangan selalu memberitahu jikalau itu bukanlah hal yang tidak terlalu beresiko terhadap tumbuh kembangnya, agar anak tidak menganggap dirinya seolah-olah dikekang oleh orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan anak sebuah kebebasan dalam melakukan segala aktifitasnya, akan tetapi orang tua tetap memantaunya. Kebebasan disini bukan semata-mata melepaskan anak begitu saja, kebebasan ini bertujuan agar dapat menggali potensi yang ada pada dirinya secara mandiri. Sehingga karakter anak tersebut dapat terbangun dengan kokohnya.
Menyayangi
Menyayangi inilah hal yang terpenting dari kesemua hal tersebut. Mengapa bisa menjadi sesuatu hal yang terpenting? Dikarenakan kasih sayang yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya dapat memberikan berbagai hal positif bagi tumbuh kembang anak. Akan tetapi, dalam memberikan kasih sayang kepada anak janganlah sampai berlebihan. Ditakutkan, hal-hal negatif dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, misalnya; Anak menjadi manja, anak menjadi pemalas, anak menjadi kurang bersemangat untuk menggali potensi yang ada pada dirinya.
Menyayangi bukan semata-mata menuruti apa yang anak inginkan, akan tetapi menyayangi disini adalah mengupayakan hal yang terbaik bagi tumbuh kembang anak tersebut. Sehingga saat anak tersebut tumbuh menjadi dewasa, ia akan mendapatkan jadi dirinya yang sesungguhnya.
Oleh karena itu sebagai orang tua, jangan sampai untuk lelah mengawasi, mengevaluasi, memberitahu dan menyayangi putra-putrinya. Di era digital saat ini, memang penggunaan gadget sangat membantu dalam memberikan edukasi kepada putra-putrinya agar mereka melek teknologi. Namun dalam memberikan edukasinya, janganlah hanya membelikan gadgetnya saja, akan tetapi tetaplah mengawasi apa yang anak tersebut lakukan. Jangan sampai anak tersebut menyalah gunakan fasilitas yang diberikan dengan sebebas-bebasny hingga menyebabkan tumbuh kembang anak tersebut bermasalah. Karena saat ini, banyak sekali kasus yang dialami oleh anak-anak karena masalah gadged ini, diantara; Kecanduan Game, Mata Minus, Gangguan Kejiwaan, hingga Kematian.
Menjadi orang tua memanglah tidak mudah, apalagi bagi mereka yang sibuk bekerja. Namun, dalam kesibukan tersebut jangan sampai melalaikan anak begitu saja, seakan-akan anak hanyalah sebuah mainan yang dibeli lalu dibuang saat sudah bosan. Pentingnya menyisihkan waktu untuk anak dan memberikan perhatian khusus terhadap anak disela kesibukan, hal ini agar anak masih merasa bahwa orang tuanya masih menyanyangi dirinya. Oleh karena itu, pemerintah memiliki sebuah program yang dikhususkan bagi orang tua dalam mendidik putra-putrinya di era digital saat ini. Program-program pendidikan tersebut dapat anda lihat dilaman Sahabat Keluarga. Untuk itu, sebagai orang tua yang peduli terhadap tumbuh kembang anak, jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada orang lain, agar lebih mereka juga lebih paham mengenai cara mendidik anak di era kekinian ini. Jangan lupa juga untuk memberikan informasi ini kepada orang lain melalui mulut ke mulut, dikarenakan banyak orang disekitar kita yang masih gagap teknologi. Dengan membagikan informasi ini, anda turut mensukseskan program pemerintah dan turut andil dalam mewujudkan cita-cita bangsa ini, yakni "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa".
#SahabatKeluarga
Mengawasi
Mengawasi tumbuh kembang anak sangatlah penting, terutama masalah Nilai, Moral, dan Tingkah laku anak. Mengawasi tidak harus dilakukan saat sedang bersama dengan putra-putrinya, bisa juga menghubungi gurunya saat sedang berada di Sekolah. Sehingga orang tua selalu mengetahui apa saja yang dilakukan putra-putrinya, ia bermain dengan siapa dan menggunakan apa, dan hal kecil lainnya yang mungkin kurang disadari oleh sebagian orang tua.
Mengevaluasi
Mengevaluasi dapat dilakukan, saat metode yang digunakan dalam memberikan pendidikan kepada anak sudah tidak efektif lagi. Oleh karena itu, hal ini bisa digunakan apabila Nilai, Moral dan Tingkah laku anak mengalami penurunan. Sehingga dengan adanya evaluasi ini, diharapkan adanya sebuah peningkatan terhadap tumbuh kembang anak dan dapat mengatasi hal-hal yang mulai menurun pada diri anak tersebut. Misal mengenai nilai akademik anak yang menurun, anak sudah mulai membandel, dan hal-hal lainnya.
Memberitahu
Memberitahu ini damaksudkan agar apapuh hal yang dikerjakan oleh anaknya merupakan hal-hal yang bersifat positif bagi tumbuh kembang anak tersebut. Namun, jangan selalu memberitahu jikalau itu bukanlah hal yang tidak terlalu beresiko terhadap tumbuh kembangnya, agar anak tidak menganggap dirinya seolah-olah dikekang oleh orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan anak sebuah kebebasan dalam melakukan segala aktifitasnya, akan tetapi orang tua tetap memantaunya. Kebebasan disini bukan semata-mata melepaskan anak begitu saja, kebebasan ini bertujuan agar dapat menggali potensi yang ada pada dirinya secara mandiri. Sehingga karakter anak tersebut dapat terbangun dengan kokohnya.
Menyayangi
Menyayangi inilah hal yang terpenting dari kesemua hal tersebut. Mengapa bisa menjadi sesuatu hal yang terpenting? Dikarenakan kasih sayang yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya dapat memberikan berbagai hal positif bagi tumbuh kembang anak. Akan tetapi, dalam memberikan kasih sayang kepada anak janganlah sampai berlebihan. Ditakutkan, hal-hal negatif dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, misalnya; Anak menjadi manja, anak menjadi pemalas, anak menjadi kurang bersemangat untuk menggali potensi yang ada pada dirinya.
Menyayangi bukan semata-mata menuruti apa yang anak inginkan, akan tetapi menyayangi disini adalah mengupayakan hal yang terbaik bagi tumbuh kembang anak tersebut. Sehingga saat anak tersebut tumbuh menjadi dewasa, ia akan mendapatkan jadi dirinya yang sesungguhnya.
Oleh karena itu sebagai orang tua, jangan sampai untuk lelah mengawasi, mengevaluasi, memberitahu dan menyayangi putra-putrinya. Di era digital saat ini, memang penggunaan gadget sangat membantu dalam memberikan edukasi kepada putra-putrinya agar mereka melek teknologi. Namun dalam memberikan edukasinya, janganlah hanya membelikan gadgetnya saja, akan tetapi tetaplah mengawasi apa yang anak tersebut lakukan. Jangan sampai anak tersebut menyalah gunakan fasilitas yang diberikan dengan sebebas-bebasny hingga menyebabkan tumbuh kembang anak tersebut bermasalah. Karena saat ini, banyak sekali kasus yang dialami oleh anak-anak karena masalah gadged ini, diantara; Kecanduan Game, Mata Minus, Gangguan Kejiwaan, hingga Kematian.
Menjadi orang tua memanglah tidak mudah, apalagi bagi mereka yang sibuk bekerja. Namun, dalam kesibukan tersebut jangan sampai melalaikan anak begitu saja, seakan-akan anak hanyalah sebuah mainan yang dibeli lalu dibuang saat sudah bosan. Pentingnya menyisihkan waktu untuk anak dan memberikan perhatian khusus terhadap anak disela kesibukan, hal ini agar anak masih merasa bahwa orang tuanya masih menyanyangi dirinya. Oleh karena itu, pemerintah memiliki sebuah program yang dikhususkan bagi orang tua dalam mendidik putra-putrinya di era digital saat ini. Program-program pendidikan tersebut dapat anda lihat dilaman Sahabat Keluarga. Untuk itu, sebagai orang tua yang peduli terhadap tumbuh kembang anak, jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada orang lain, agar lebih mereka juga lebih paham mengenai cara mendidik anak di era kekinian ini. Jangan lupa juga untuk memberikan informasi ini kepada orang lain melalui mulut ke mulut, dikarenakan banyak orang disekitar kita yang masih gagap teknologi. Dengan membagikan informasi ini, anda turut mensukseskan program pemerintah dan turut andil dalam mewujudkan cita-cita bangsa ini, yakni "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa".
#SahabatKeluarga

0 Komentar Untuk "Pentingnya Pelibatan Keluarga dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Era Digital"
Posting Komentar